Widget HTML Atas

Hosting Unlimited Indonesia

Cara Paling Gampang Analisis Fundamental untuk Forex


Ihsan Magazine - Analisis fundamental memiliki banyak keuntungan apalagi jika harga melonjak begitu tajam dan indikator yang kita gunakan tidak akurat karena adanya berita high impact dari kalender forex yang sangat berpengaruh terhadapa pasar, khususnya berita USD.

Analisa Fundamental adalah Analisis yang mengandalkan berita berita yang terjadi di pasar dunia atau yang sedang beredar di pasar.

Untuk umum nya sendiri anda harus menguasai ilmu ekonomi dan finansial secara makro, Akan tetapi sebenarnya yang kita butuhkan adalah berita high impact saja yang dapat berpengaruh terhadap pengerakan harga.



Bahkan banyak sekali referensi berita yang sudah meringkas analisis pasar secara fundamental, biasanya yang lengkap dari BullishFX dan OctaFX.


Strategi Planning Dasar Analisis Fundamental:


Bahan Analisis Fundamental:

https://www.seputarforex.net/berita/forex/

https://internasional.kontan.co.id/

https://www.cnbcindonesia.com/

https://id.investing.com/news/forex-news


Bahan Analisis Teknikal:

Tradingview.com

https://id.investing.com/technical/pivot-points

https://id.investing.com/technical/indicators

https://www.javafx.news/category/analisa-teknikal/price-action/


Grup :

https://t.me/javaglobal


Rencana Analisis Fundamental:

- Cari Rantai Berita

- Cek Pengaruh nya terhadap pergerakan mata uang

- Cek Skala Global Pengaruh nya

- Cek Efek News dari pas keluar news atau 15 menit setelahnya

- Perhatikan ketika news keluar apa yg terjadi pada chart anda


Baiklah sekarang mari kita check lebih detail lagi mengenai strategi analisis fundamental terbaik dari trader professional seperti astronaci, dan masih banyak nama lainnya.


Anda Bisa Klik Disini untuk Daftar OctaFX Melalui Link Saya


Contoh Berita yang mempengaruhi mata uang:

"Kenaikan suku bunga The Fed ( Bank Sentral AS ) dapat membuat Menguatnya Dollar."

Ada banyak sekali berita, tetapi saran saya maksimal 2 sumber saja dalam menyaring berita untuk analisis fundamental.


Kenapa? karena jika lebih dari 2 sumber berita bisa memperlambat analisis anda padahal pergerakan mata uang tidak pernah berhenti, kedua dapat membuat anda bingung dan pusing dengan valid/tidaknya berita tersebut.

Saya sendiri hanya menggunakan 2 sumber berita saja yaitu dari Investing.com dan id.tradingeconomic.com

Karena bagi saya berita nya cepat, lengkap, ringkas dan untuk kalender ekonomoi saya berpacuan dari tradingeconomic karena sangat lengkap, dan 2 website tersebut tersedia dalam bahasa indonesia sehingga lebih mudah dipahami.


Prinsip Analisis Fundamental

  1. Reaksi Berantai, semakin besar dampak berantai suatu informasi semakin besar pengaruhnya terhadap nulai indeks saham.
  2. Jarak Informasi, semakin dekat informasi dengan suatu indeks saham, semakin besar pengaruh informasi tersebut
  3. Sumber Berita, Semakin resmi sumber berita, semakin kuat pengaruhnya
  4. Jenis Berita, Berita Ekonomi lebij kuat pengaruhnya dibandingkan berita politik, sosial & budaya

Informasi yang anda kumpulkan akan mempengaruhi supply dan demand indeks saham suatu negara.

Metode dalam analisis fundamental adalah anda harus selalu update terbaru dengan informasi yang ada saat ini dan kedepan, Kondisi Politik dan Perekonomian AS sangat berpengaruh kepada perekonomian dunia sehingga dijadikan acuan oleh trader professional.

Faktor Fundamental yang berpengaruh terhadap Forex:

  • Faktor Keuangan, seperti perubahan kebijakan keuangan suatu negara, nilai ekspor, pendapatan, pengganguran, akan sangat berpengaruh pada mata uang tersebut
  • Tingkat Suku Bunga, Besar kecilya tingkat suku bunga berpengaruh terhadap nilai mata uang tersebut dan berpengaruh ke suku bunga kredit, ketertarikan investor, dsb.
  • Faktor Politik dan Sosial, seperti pergantian pimpinan, kabinet, tingkat keamanan dsb, semakin stabil negara tersebut semakin baik nilai mata uang nya.
  • Kerusuhan/Bencana, Faktor ini tidak dapat diprediksi dan sangat berpengaruh secara negatif


Keuntungan Analisa Fundamental

  • Mudah
  • Dapat Menentukan Harga secara Global
  • Penentu Tren Jangka Panjang
  • Pada kasus tertentu efektif untuk jangka pendek


Kalender Forex, Senjata Utama Trader



Semua Berita & Kejadian Dalam perekonomian dunia dirangkum dalam kalender forex yang bisa anda buka disitus forexfactory, Kalender Forex adalah acuan nomor satu trader di seluruh dunia dalam analisis fundamental karena berita nya bisa dianalisa dampaknya, lengkap mudah dipahami.

Pada Kalender Forex, biasanya telah dicantumkan data periode sebelumnya (previous), ekspektasi (forecast), dan data terkini (actual) yang baru akan terisi setelah laporan terkait dipublikasikan. 

Oleh karenanya, Kalender Forex merupakan sebuah "senjata" penting bagi pengguna analisa fundamental.


Anda Bisa Klik Disini untuk Daftar OctaFX Melalui Link Saya


Kalender Forex umumnya menggolongkan peristiwa mutlak (event) menjadi tiga, ditampilkan di dalam wujud lambang kepala banteng, sinyal pentung, atau kode warna. Pada gambar di atas, lambang selanjutnya artinya: 

Kepala Banteng 1 (Low Impact): Peristiwa berdampak rendah di pasar forex. Biasanya, rilisan ini berpengaruh pada pasar obligasi atau saham, supaya efeknya pada forex cenderung minimal. 

Kepala Banteng 2(Mid Impact): Peristiwa berdampak menengah. Event bersimbol ini sanggup berdampak besar kalau berjalan pada hari-hari disaat tak tersedia berita berdampak tinggi. 

Kepala Banteng 3(High Impact): Peristiwa berdampak tinggi di pasar forex. Saat-saat mendekati sementara yang tercantum, umumnya pergerakan harga menjadi susah ditebak, pada flat (mendatar/stagnan) atau justru terlalu fluktuatif (choppy). Trader pengguna analisa teknikal sering jauhi pasar pada momen-momen layaknya ini.


Cara Mempelajari Analisis Fundamental

  1. Kenali berbagai macam indikator ekonomi dan berita
  2. Ketahui data-data yang memiliki dampak besar khususnya data dari Amerika Serikat
  3. Memahami Trading Menggunakan Berita Fundamental (News Trading)
  4. Banyak - banyak mengikuti berita terkini ekonomi dan forex secara rutin dan uptodate

Setimen Pasar juga berpengaruh dalam pergerakan harga dalam perekonomian, Contoh :

"Harga emas melambung akibat sentimen Korea Utara vs AS," dan semacamnya. 


Istilah-Istilah Terkait Sentimen Pasar

Ada lebih dari satu tagline populer perihal sentimen pasar. Yang paling lazim adalah istilah sentimen bullish dan bearish. Naiknya harga mengindikasikan bahwa sentimen pasar sedang bullish, namun penurunan harga merupakan indikasi bearish. Berikut uraian selengkapnya: 

Sentimen Bullish: Pelaku pasar optimis mengenai suatu aset, agar ramai laksanakan pembelian dan mendorong harga aset selanjutnya meningkat. Sentimen Bearish: Pelaku pasar pesimis mengenai suatu aset, agar ramai menjual aset selanjutnya dan mendorong harga set selanjutnya jatuh. 

Sentimen Penghindaran Risiko (High Risk Aversion, Low Risk Appetite): Terjadi peningkatan risiko di pasar, agar investor dan trader ramai-ramai mengamankan dananya di aset-aset berisiko rendah dan safe haven, seperti Emas, Obligasi Pemerintah AS, Yen Jepang, dan Swiss Franc. 

Minat Risiko Tinggi (High Risk Appetite, Low Risk Aversion): Ketidakpastian dan risiko di pasar condong menurun, agar investor dan trader berani untuk menanamkan dananya di aset-aset berisiko lebih tinggi, seperti saham, mata uang negara berkembang, minyak, dan lain sebagainya.


Lalu, Apa Selanjutnya yang harus saya pelajari? Mari kita melangkah ke Analisa Teknikal!


Catatan Penting bagi anda yang serius dalam Analisis Fundamental

Hal yang paling penting yang harus anda pantau adalah :

  • Kebijakan Moneter Dan Bank Sentral
  • Indikator Ekonomi Penting
  • Korelasi Antar Pasar Finansial
  • Sentimen Pasar

Mari kita bahas sedikit

Kebijakan Moneter Dan Bank Sentral

Gambaran umum

Sebagian besar negara memiliki Bank Sentral melayani otoritas masalah finansial sebuah negara.

Tanggung jawab utama Bank Sentral termasuk:

  1. Implementasi kebijakan moneter yang sesuai dengan pertumbuhan dan kondisi pasar tenaga kerja.
  2. Mempromosikan stabilitas keuangan negara.
  3. Mengatur produksi dan distribusi mata uang sebuah negara.
  4. Melaporkan kepada publik atas kondisi ekonomi suatu negara.


Kebijakan Moneter dan Fiskal

Kebijakan fiskal merujuk kepada arah ekonomi yang pemerintah harapkan mengenai perpajakan, pengeluaran, dan pinjaman.

Kebijakan moneter diatur untuk langkah pemerintah atau Bank Sentral untuk mempengaruhi ekonomi guna mencapai targe kebijakan fiskal.

Bank Sentral memiliki beberapa pilihan yang dapat mereka gunakan dalam menentukan kebijakan moneter, namun ini adalah alat yang paling kuat untuk menetapkan suku bunga.


Bagaimana Cara Bank Sentral Menggunakan Suku Bunga Untuk Menjalankan Kebijakan Fiskal

Kunci utama bagi sebagian besar Bank Sentral adalah untuk memasok modal pengoperasian perusahaan perbankan di sebuah negara. Hal ini dilakukan dengan menawarkan pinjaman kepada perbankan dalam periode jangka pendek.

Hal ini dimaksudkan agar sistem perbankan memiliki likuidias yang cukup untuk menjalankan bisnis dan kebutuhan konsumen untuk meminjam uang.

Bank Sentral akan mengenakan bunga untuk pinjaman jangka pendek. Bunga yang dikenakan oleh Bank Sentral berdampak kepada suku bunga yang perbankan kenakan kepada konsumen mereka.

Bank Sentral memanfaatkan relasi antara bunga jangka pendek dengan memberikan penawaran pinjaman dan suku bunga yang dikenakan oleh perbankan berguna untuk mempengaruhi biaya yang dikenakan oleh publik dalam meminjam uang.

Jika Bank Sentral merasa bahwa adanya peningkatan belanja konsumen membutuhkan stimulus untuk ekonomi, mereka akan menurunkan bunga jangka pendek untuk memenuhi pinjaman yang dilakukan oleh perbankan.

Pengetatan kebijakan ekonomi juga dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan inflasi yang lambat, dimana langkah tersebut bisa ditempuh oleh Bank Sentral dengan menaikan tingkat suku bunga sehingga mampu menurunkan pengeluaran.


Permintaan dan Pemasokan Mata Uang

Seperti komoditas lainnya, nilai mata uang juga dipengaruhi oleh permintaan dan pemasokan.

Dalam meningkatkan mata uang, Bank Sentral dapat membeli mata uang dan menahan uang tersebut sebagai cadangan bank. Ini tentunya akan mengurangi pasokan pada mata uang yang tersedia dan bisa meningkatkan penilaian.

Dalam menurunkan nilai mata uang, Bank Sentral cukup melakukan penjualan terhadap cadangan mereka ke pasar. Hal ini akan meningkatkan penawaran pada mata uang dan akan menurunkan penilaian.

Arus perdagangan internasional juga memberikan pengaruh terhadap pasokan dan permintaan mata uang. Ketika aktifitas ekspor sebuah negara melebihi impor, maka pembeli mata uang asing harus menukar mata aung mereka lebih banyak demi memenuhi kebutuhan ekspor.


Indikator Ekonomi Penting

Pertumbuhan Domestik Bruto atau GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP)

Pertumbuhan domestik bruto sebuah negara merupakan indikator ekonomi yang paling berpengaruh terhadap harga pasar. Pertumbuhan domestik bruto merupakan ukuran seluruh jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh sebuah negara.

Peningkatan pertumbuhan domestik bruto mengindikasikan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi, dimana PDB biasanya digunakan untuk mengukur laju pertumbuhan inflasi dalam ekonomi.


Index Harga Konsumen

Ukuran biaya untuk membeli sekeranjang barang dan jasa. Nilai standar angka untuk indikator ekonomi ini adalah 100.

Apabila index harga konsumen berada di angka 112 hal ini berarti biaya telah meningkat sebesar 12% dari harga normal.

Dengan membandingkan hasil per-periode, indikator ini bisa menjadi ukuran perubahan daya kekuatan belanja konsumen dan pertumbuhan inflasi.

Inflasi merupakan kekhawatiran bagi para trader/pedagang, sebab inflasi memiliki dampak pada seluruh harga yang akan dibeli atau di jual sehingga mampu memberikan dampak kepada pasokan dan permintaan mata uang.

Inflasi adalah sebuah peningkatan harga barang dan jasa. Sedangkan pertumbuhan inflasi dapat menentukan arah pertumbuhan ekonomi, serta mengukur daya kekuatan pembelian oleh konsumen ketika harga mengalami peningkatan dengan cepat.


Index Harga Produsen

Sama halnya dengan index harga konsumen, bedanya adalah index harga produsen merupakan harga yang diterima oleh produsen dalam memproduksi produk mereka.

Nilai standar angka untuk indikator ekonomi ini juga sebesar 100.

Dengan mengukur harga yang diterima oleh produsen tersebut, hal ini memungkinkan dalam memproyeksikan kenaikan harga yang dibebankan kepada konsumen.


Laporan Tenaga Kerja

Laporan tenaga kerja memiliki dampak pada mata uang karena kondisi pasar teanga kerja langsung berpengaruh terhadap kebiasaan belanja konsumen itu sendiri.

Peningkatan pada tingkat pengangguran merupakan hasil yang buruk bagi ekonomi. Bisa diasumsikan bahwa peningkatan pengangguran akan menurunkan daya belanja konsumen.

Berikut ini merupakan daftar lembaga yang melaporkan kondisi tenaga kerja dari berbagai negara:


Suku Bunga

Sebagian besar Bank Sentral akan menjaga “acuan” suku bunga sebuah negara.

Bergantung kepada Yurisdiksi, suku bunga Bank Sentral menjadi panduan utama agar perusahaan perbankan dapat menjalankan bisnis dalam jangka pendek.

Bunga pinjaman perbankan swasta itu sendiri juga dipengaruhi oleh suku bunga Bank Sentral.

Sebagai catatan juga, Bank Sentral juga dapat meningkatkan suku bungaketika tingginya pertumbuhan inflasi di sebuah negara, hal ini berguna dalam mengurangi tingkat belanja konsumen.

Sebaliknya, apabila pertumbuhan inflasi mengalami hambatan, Bank Sentral dapat menurunkan suku bunga lebih rendah untuk merangsang kembali pertumbuhan ekonomi.

Dengan demikian, para trader/pedagangan valuta asing akan selalu berfokus kepada perubahan suku bunga agar mampu menemukan imbal hasil tertinggi dari mata uang.

Selain itu, semakin tinggi tingkat suku bunga berpotensi untuk menciptakan keuntungan dimana hal ini merupakan salah satu strategi carry trade.


Imbal Hasil (YIELD)

Imbal hasil adalah bunga sekuritas pendapatan tetap yang mencakup investasi seperti kontrak berjangka dan obligasi pemerintah.

Disebut sebagai pendapatan “tetap” karena aliran pembayaran (yield) tetap konstan hingga jatuh tempo.

Sebagai contoh, imbal hasil obligasi 5 tahun sebesar 3% pertahun, dimana akan membayar sebesar $300 setiap tahunnya dan dari modal awal berinvestasi sebesar $10.000.


Kurva imbal hasil ditunjukkan dengan hubungan antara imbal hasil dengan waktu jatuh tempo.

Ketika bersepakat dengan pendapatan tetap sekuritas, investor ingin memastikan bahwa pendapatan akan tetap menguntungkan sampai jatuh tempo.

Sebagai seorang investor, anda mungkin senang dengan pengembalian sebesar 5% ketika suku bunga pinjaman sebesar 2%. Sebab, jika suku bunga jangka pendek meningkat, maka suku bunga pinjaman akan meningkat menjadi 6%, dan 5% pengembalin tidak menjadi menarik. Ini mungkin menjadi pilihan lain yang dapat menciptakan pendapatan pada investasi anda.

Spread likuiditas adalah sistem yang digunakan dalam menjelaskan perbedaan antara imbal dan suku bunga jangka pendek.

Jika suku bunga jangka pendek meningkat di atas imbal hasil tetap, para pemegang obligasi mengkategorikan spread likuiditas negatif.

Ketika diplot pada grafik, imbal hasil akan diwakili dengan sumbu y, sedangkan waktu jatuh temponya dipetakan secara vertikal pada sumbu x. Hal ini menghasilkan bentuk kurva imbal hasil yang mana beberapa investor akan menawarkan suku bunga di masa depan.


Pertimbangkan hal berikut apa yang disebut “normal” bentuk hasil:

Imbal hasil obligasi AS atau T-bills telah dilelang oleh pemerintah AS. Maksimum jatuh tempo adalah satu tahun, namun dalam 3 bulan imbal hasil merupakan pilihan yang paling popular dalam investasi jangka pendek.

Tidak seperti obligasi yang dibayarkan secara regular, jumlah suku bunga tetap akan dijual dengan diskon. Ketika jatuh tempo, pembeli akan menerima sejumlah uang yang dibayarkan. Sebagai contoh, investor telah melakukan pembelian $10.000 sedangkan harga T-bills $9.900, ketika jatuh tempo maka investor akan menerima kembali $10.000. Bedanya adalah, $100 merupakan keuntungan bagi investor.

Kurva Imbal Hasil Normal

Kurva imbal hasil yang normal bergeser ke atas dari waktu ke waktu. Pola ini menunjukkan peningkatan imbal hasil (sumbu y) sebagai waktu jatuh tempo (sumbu x) meningkat. Ini mengikuti Teori Harga Arbitrage yang menyatakan bahwa semakin lama jangka waktunya, semakin tinggi pula hasil diraih. 

Hal ini didasarkan pada praktek yang memberikan penghargaan investor bersedia untuk mengunci uang mereka ke obligasi jangka panjang, meskipun peningkatan risiko yang terkait dengan penyebaran likuiditas berkurang.

Kurva Imbal Hasil Datar

Kurva imbal hasil datar terjadi ketika hasil pada dasarnya sama untuk semua jatuh tempo. Hal ini menunjukkan bahwa investor bersedia menerima imbal hasil instrumen jangka panjang yang tidak termasuk premi atas hasil jangka pendek saat ini. Investor hanya akan menerima ini jika mereka merasa bahwa ekonomi memiliki sedikit kapasitas untuk pertumbuhan dikombinasikan dengan kemungkinan bahwa suku bunga jangka pendek akan tetap stabil.

Kurva Imbal Hasil Terbalik

Kurva imbal hasil terbalik yang miring ke bawah dari waktu ke waktu menunjukkan outlook negatif untuk pasar di masa depan. 

Ini bisa mengisyaratkan timbulnya penurunan ekonomi yang berkepanjangan atau kemungkinan resesi. Kurva imbal hasil terbalik menunjukkan pesimisme jangka panjang lebih besar daripada kurva datar dengan begitu imbal hasil obligasi jangka panjang benar-benar jatuh di bawah hasil jangka pendek (likuiditas negatif spread). 

Implikasinya adalah bahwa investor percaya bahwa jangka panjang akan jatuh dalam menghadapi ekonomi memburuk.

Kurva Imbal Hasil Bungkuk

Kurva imbal hasil bungkuk terjadi ketika imbal hasil baik untuk jangka pendek dan jangka panjang adalah sama, tetapi hasil jangka menengah yang lebih tinggi. Ini bisa menunjukkan harapan bahwa ekonomi dapat memasuki masa pertumbuhan, namun pertumbuhan ini diperkirakan tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.

 


INSTITUTE OF SUPPLY MANAGEMENT (ISM)

Laporan ISM merupakan laporan lain pada indikator ekonomi. Laporan ini mengukur tingkat pesanan yang baru guna memproyeksikan aktifitas manufaktur di periode selanjutnya.

Standar nilai untuk index ini adalah 50. Apabila laporan mengindikasikan di bawah 50, hal ini mengindikasikan kontraksi pada ekonomi, sebaliknya apabila di atas 50 maka hal tersebut mengindikasikan ekspansi.

Dikarenakan ISM merekam tingkat produksi pabrik terakhir, memberikan wawasan ke dalam atas proyeksi permintaan konsumen untuk barang dalam waktu dekat.


Laporan Penjualan Ritel

Laporan Penjualan Ritel berfungsi untuk memantau pola belanja konsumen.

Peningkatan yang terjadi pada laporan penjualan ritel cenderung memberikan dampak positif untuk mata uang.


Index Produksi Industri

Laporan ini memperlihatkan perubahan angka produksi pada industri inti yang termasuk pertambangan, manufaktur, dan utilitas publik.

Dianggap sebagai penilaian kuat untuk tenaga kerja di sektor manufaktur, rata – rata pendapatan, dan tingkat pendapatan keseluruhan.

Peningkatan IPI mengindikasikan dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi.


Index Harga Komoditas

Memantau perubahan rata – rata harga komoditas seperti minyak, mineral, dan logam.

Index ini sangat relevan untuk negara – negara seperti Kanada dan Australia.

Untuk pengekspor komoditas, peningkatan index akan memberikan potensi pendapatan yang lebih tinggi dari ekspor.


Neraca Perdagangan

Laporan ini merupakan perbandingan atas jumlah impor dengan jumlah ekspor suatu negara.

Kondisi negatif neraca perdagangan terjadi ketika jumlah impor yang lebih tinggi dari ekspor, ini dikenal dengan istilah defisit. Sedangkan untuk kondisi positif neraca perdagangan dikenal dengan istilah surplus.

Jika neraca perdagangan memperlihatkan surplus atau defisit, maka akan mempengaruhi nilai mata uang itu sendiri


Sentimen Pasar

Secara singkat diperkenalkan di bagian sebelumnya adalah konsep sentimen pasar, yang melibatkan mengukur apakah pedagang berada dalam mood untuk mengambil lebih banyak risiko dalam portofolio mereka atau tidak. Hal ini relevan di pasar valas karena mata uang dengan imbal hasil lebih tinggi atau bank-bank sentral yang menawarkan suku bunga yang lebih tinggi cenderung menguntungkan selama risiko pada lingkungan pasar sementara mata uang dengan imbal hasil lebih rendah atau dengan bank sentral yang memberikan suku bunga rendah menikmati permintaan yang lebih kuat ketika risiko mati.

Risk-on atau periode risk appetite pasar mengacu pada contoh-contoh tersebut ketika trader lebih percaya diri tentang kinerja ekonomi global dan prospek bahwa mereka mengejar hasil yang lebih tinggi, yang umumnya membawa lebih banyak risiko.

Di sisi lain, risk-off atau periode penghindaran risiko pasar termasuk saat-saat ketika trader pesimis tentang kinerja dan prospek ekonomi global, menyebabkan mereka lebih berhati-hati dan mendukung aset safe haven yang lebih rendah.

Perekonomian utama yang saat ini menawarkan suku bunga yang lebih tinggi adalah Australia, Selandia Baru, dan Kanada. Selain fakta bahwa mata uang komoditas juga sensitif terhadap kinerja ekonomi global, dolar Australia, dolar Selandia Baru, dan dolar Kanada juga menikmati perbedaan suku bunga yang jauh lebih tinggi dari mata uang utama lainnya, seperti dolar AS atau yen Jepang. Dengan itu, comdolls cenderung rally ketika risiko sedang terjadi sementara Greenback dan yen mendapat keuntungan dari penghindaran risiko.

Suku bunga yang lebih rendah tidak menjamin status safe-haven, karena euro adalah contoh utama dari mata uang dengan suku bunga rendah yang tidak dianggap sebagai opsi penerbangan-ke-keamanan. Meskipun Bank Sentral Eropa sudah menawarkan suku bunga rendah, kemungkinannya adalah bahwa langkah-langkah pelonggaran lebih lanjut atau pemotongan suku bunga dapat diterapkan, sehingga memberikan kemungkinan pengembalian yang lebih rendah pada kepemilikan euro.

Selain melihat kinerja ekuitas atau memonitor tren ekonomi global, cara lain untuk mengukur sentimen pasar adalah dengan melihat Laporan Komitmen Pedagang yang dirilis oleh CFTC atau Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi. Laporan mingguan ini menunjukkan berapa banyak pedagang komersial dan non-komersial yang panjang atau pendek pasangan mata uang utama.

Dengan strategi ini, para pedagang biasanya fokus pada posisi jangka pendek atau ekstrim yang ekstrim untuk memilih pucuk atau pantat pasar. Ketika pedagang sangat kekurangan mata uang, tidak ada yang tersisa untuk dijual, yang berarti bahwa pasar pada akhirnya akan berubah. Ketika pedagang sangat panjang pada mata uang, tidak ada yang tersisa untuk dibeli, yang berarti bahwa harga akhirnya bisa jatuh.

Untuk mendapatkan angka-angka ini, Anda cukup mengunjungi halaman web CFTC dan mencari laporan COT kemudian melihat format pendek. Cukup cari mata uang yang Anda tertarik untuk melihat posisi pedagang saat ini. Ini juga membantu membandingkan dengan laporan minggu sebelumnya untuk melihat apakah lebih banyak posisi pendek atau panjang yang ditambahkan. Pergeseran posisi yang tiba-tiba juga bisa menjadi tanda pembalikan pasar.

Okay, penjelasan diatas memang sedikit rumit tetapi sangat bemanfaat karena sering sekali market tidak bisa dianalisa dengan teknikal dan hanya bisa menunggu rilis berita.

Hosting Unlimited Indonesia

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia