Widget HTML Atas

Hosting Unlimited Indonesia

Belajar Python Dari Dasar untuk Orang Awam (Pengetahuan Dasar)



Ihsan Magazine - Belajar Python atau Tutorial Python untuk anda yang baru masuk dunia programming, kita akan langsung pratek perintah dasar dan pengetahuan dasar, dijamin bagi anda yang tidak bisa koding langsung bisa koding dasar.

Tools :

  • Visual Studio Code / PyCharm (Pilih Salah Satu)
  • Untuk Cara Install Python di Computer anda bisa klik disini


Belajar Dasar Python

Syntax/Perintah paling umum wajib diketahui ada fungsi print(), tipe data seperti string, integer, float, dsb dan juga beberapa operator dasar, jika sudah memahami semua dasar nya anda tinggal pilih jalur untuk menggunakan python untuk pembuatan website, untuk data scientist atau machine learning.

1. Menulis Skrip di Python

Anda Cukup belajar menggunakan print() untuk mencoba nya seperti ini:

Jika anda menggunakan vscode tidak ada salahnya untuk menginstall extension python di vscode.


Selamat anda sudah bisa menulis dasar python,  mari kita coba yang lain nya.

Untuk Menjalankan Script nya sendiri ada 2 cara yaitu:

1. ketik python nama_file_skrip.py

2. klik tombol play yang warna hijau


Untuk Penulisan Dalam Python:

String - Biasanya diapit oleh dua tanda petik seperti "Hello World"

Integer - Biasanya langsung tanpa tanda kutip seperti 2 atau 5


Cara Membuat Variabel di python

Sangat mudah anda tinggal tulis nama variabel yang anda inginkan lalu tambah logo (=) dan isi variabel sesuai tipe data 

Contoh :

var1 = "Ini String"

var2 = 2

Perhatikan:

Nama Variabel tidak boleh diawalin dengan underscore dan angka, dan juga sifat penaman variabel adalah case sensitive yang artinya VAR dan var itu adalah variabel yang berbeda.

Penulisan Blok Program Python


Blok program merupakan kumpulan dari berbagai statement yang digabungkan dalam satu blok. Penyusunan blok program wajib ditambahkan indentasi( tab ataupun spasi 2x/ 4x) 

Wajib di ingat indentasi itu sangat penting! 

Cara Menulis Komentar di Python

Komentar ialah baris kode yang tidak hendak dieksekusi. Pendapat digunakan buat membagikan data bonus serta buat menonaktifkan kode. 

Cara Petama dengan hashtag # (cara yang paling sering digunakan)

Contoh :

#ini komentar tidak akan dieksekusi

print("Belajar Python")

Cara Kedua dengan triple tanda petik (biasa untuk dokumentasi)

class Pagar:
    """kelas pagar untuk membuat objek pagar."""
    def __init__(self, warna, tinggi, bahan):
        self.warna = warna
        self.tinggi = tinggi
        self.bahan = bahan

Pengertian Variabel dan Tipe Data

Variabel merupakan tempat menyimpan data, sedangkan tipe data adalah jenis data yang terseimpan dalam variabel.


Variabel bersifat mutable, artinya nilainya bisa berubah-ubah.

Variabel di python dapat dibuat dengan format seperti ini:

nama_variabel = <nilai>

Contoh:

variabel_ku = "ini isi variabel"
variabel2 = 20

Kemudian untuk melihat isi variabel, kita dapat menggunakan fungsi print.

print variabel_ku
print variabel2

Aturan Penulisan Variabel

  1. Nama variabel boleh dimulai memakai huruf ataupun garis dasar( _), contoh: nama, _nama, namaKu, nama_variabel. 
  2. Kepribadian berikutnya bisa berbentuk huruf, garis dasar( _) ataupun angka, contoh: __nama, n2, nilai1. 
  3. Karakter pada nama variabel bersifat sensitif (case-sensitif). Artinya huruf besar dan kecil dibedakan. Misalnya, variabel_Ku dan variabel_ku, keduanya adalah variabel yang berbeda.
  4. Nama variabel tidak boleh memakai kata kunci yang telah terdapat dalam python semacam if, while, for, dsb. 

Menghapus Variabel

Ketika sebuah variabel tidak dibutuhkan lagi, maka kita bisa menghapusnya dengan fungsi del().

Contoh:

>>> nama = "petanikode"
>>> print nama
petanikode
>>> del(nama)
>>> print nama
Traceback (most recent call last):
  File "<stdin>", line 1, in <module>
NameError: name 'nama' is not defined
>>>

Pada perintah terakhir, kita akan mandapatkan NameError. Artinya variabel tidak ada di dalam memori alias sudah dihapus.

Tipe data

Metode mengisi nilai variabel didetetapkan dengan tipe informasinya, misalkan buat jenis informasi bacaan( string) hingga wajib diapit dengan ciri petik("..."). Sebaliknya buat angka( integer) serta boolean tidak butuh diapit dengan ciri petik. 

Contoh:

nama_ku = "Petani Kode"
umur = 20
tinggi = 183.22

Python akan seara otomatis mengenali jenis data atau tipe data yang tersimpan dalam sebuah variabel.

Untuk memeriksa tipe data pada suatu variabel, kita bisa menggunakan fungsi type().

Contoh:

>>> usia = 20
>>> type(usia)
<type 'int'>
>>> usia = "20"
>>> type(usia)
<type 'str'>
>>> usia = '20'
>>> type(usia)
<type 'str'>
>>> usia = 20.5
>>> type(usia)
<type 'float'>
>>> usia = true
Traceback (most recent call last):
File "<stdin>", line 1, in <module>
NameError: name 'true' is not defined
>>> usia = True
>>> type(usia)
<type 'bool'>

Jenis-jenis Tipe Data

Secara umum, tipe data primitif dalam python dibagi menjadi tiga jenis:

  1. Tipe data angka
  2. Tipe data teks
  3. Tipe data boolan

Mari kita bahas satu per satu…

1. Tipe Data Angka

Tipe data angka dibagi menjadi beberapa jenis lagi:

  1. int (Integer): bilangan bulat, contoh 32221210, dsb.
  2. float: bilangan pecahan, contoh 1.34.222.3, dsb.

Contoh:

harga = 12000 #tipe int
berat = 23.12 #float
jarak = 3e3 #float 3000.0, huruf e artinya eksponen 10

2. Tipe Data Teks

Tipe data teks dibagi menjadi dua jenis lagi:

  1. Char: Karakter, contoh 'R'.
  2. String: Kumpulan karakter, contoh "aku lagi makan".

Penulisan tipe data teks harus diapit dengan tanda petik. Bisa menggunakan petik tunggal ('...'), ganda ("..."), dan tiga ('''...''' atau """...""").

Contoh:

nama = "Ivan"
jenis_kelamin = 'L'
alamat = """
    Jl. Suka Karya, No 32. RT Kode,
    Kelurahan Mawar, Jakarta
"""
agama = 'islam'

3. Tipe data boolean

Tipe data boolean adalah tipe data yang hanya memiliki dua nilai yaitu True dan False atau 0 dan 1.

Penulisan True dan False, huruf pertamnya harus kapital dan tanpa tanda petik.

Contoh:

bergerak = True
nyala = 1 #sebenarnya tipenya int, tapi bisa juga menjadi bool

Contoh Program dengan Menggunakan Variabel dan Tipe Data

Berikut ini contoh sederhana penerapan variabel dalam program.

# Program bio data penduduk desa X
# membuat variabel beserta isinya (nilainya)
nama = "Hartono"
alamat = 'Mataram'
umur = 19
tinggi = 170.5
menikah = False
# mencetak isi variabel
print "Nama : ", nama
print "Alamat : ", alamat
print "Umur : ", umur
print "Tinggi : ", tinggi
if(menikah):
    print "Status: menikah"
else:
    print "Status: belum menikah"

Konversi Tipe Data

Meskipun Python telah otomatis mendeteksi tipe data yang tersimpan dalam variabel, tapi ada kalanya kita perlu melakukan konversi tipe data.

Misalkan, pada contoh berikut ini:

a = 10
b = 3
c = a / b

print c #output: 3

Pembagian nilai a dan b menghasilkan 3 (integer). Mengapa demikian?

Karena nilai a dan b bertipe integer, maka hasilnya pun berupa integer.

Bagaimana agar hasilnya ada komanya?

Pasti kita wajib merubah jenis variabel a serta b jadi bilangan pecahan( float) dahulu, baru sehabis itu dipecah. 

a = 10
b = 3
c = float(a) / float(b) #output: 3.3333333333333335

print c

Fungsi float() akan mengubah nilai a menjadi 10.0 dan b menjadi 3.0.

Fungsi-fungsi untuk mengubah tipe data:

  1. int() untuk mengubah menjadi integer;
  2. long() untuk mengubah menjadi integer panjang;
  3. float() untuk mengubah menjadi float;
  4. bool() untuk mengubah menjadi boolean;
  5. chr() untuk mengubah menjadi karakter;
  6. str() untuk mengubah menjadi string.
  7. bin() untuk mengubah menjadi bilangan Biner.
  8. hex() untuk mengubah menjadi bilangan Heksadesimal.
  9. oct() untuk mengubah menjadi bilangan okta.

6 Jenis Operator Umum di Python

Operator merupakan simbol-simbol yang digunakan untuk melakukan operasi tertentu.

Ada enam jenis operator dalam pemrograman yang wajib diketahui:

  1. Operator Aritmatika
  2. Operator Pembanding/Relasi
  3. Operator Penugasan
  4. Opeartor Logika
  5. Operator Bitwise
  6. Operator Ternary

Mari kita bahas semuanya…

1. Operator Aritmatika

Opeartor aritmatika termasuk dalam operator yang paling sering digunakan dalam pemrograman.

Opeartor aritmatika terdiri dari:

OperatorSimbol
Penjumlahan+
Pengurangan-
Perkalian*
Pembagian/
Sisa Bagi%
Pemangkatan**

Mari kita coba dalam program:

# file: operator_aritmatika.py

# Ambil input untuk mengisi nilai
a = input("Inputkan nilai a: ")
b = input("Inputkan nilai b: ")

# Menggunakan operator penjumlahan
c = a + b
print "Hasil %d + %d = %d" % (a,b,c)

# Operator Pengurangan
c = a - b
print "Hasil %d - %d = %d" % (a,b,c)

# Operator Perkalian
c = a * b
print "Hasil %d * %d = %d" % (a,b,c)

# Operator Pembagian
c = a / b
print "Hasil %d / %d = %d" % (a,b,c)

# Operator Sisa Bagi
c = a % b
print "Hasil %d %% %d = %d" % (a,b,c)

# Operator Pangkat
c = a ** b
print "Hasil %d ** %d = %d" % (a,b,c)

Hasilnya:

Hasil program operator aritmatika

Pada kode program di atas, kita memakai string formatting buat mencetak hasil dari tiap- tiap opearasi.

Operator% tidak hanya digunakan buat string formatting, operator ini pula digunakan buat menghitung pembedahan sisa untuk.

Misal: 5% 2, hingga hasilnya 1. Sebab sisa dari hasil untuk antara 5 dengan 2 merupakan 1. 

2. Operator Penugasan

Seperti namanya, operator ini digunakan untuk memberikan tugas pada variabel.

Misalnya:

umur = 18

Maka variabel umur telah kita berikan tugas untuk menyimpan angka 18.

Selain menyimpan atau pengisian nilai, ada juga menjumlahkan, mengurangi, perkalian, pembagian, dsb.

Selengkapnya bisa dilihat di tabel berikut.

OperatorSimbol
Pengisian=
Penjumlahan+=
Pengurangan-=
Perkalian*=
Pembagian/=
Sisa Bagi%=
Pemangkatan**=

Untuk lebih jelasnya, mari kita coba contohnya dalam program.

# file: operator_penugasan.py

# Ambil input untuk mengisi nilai
a = input("Inputkan nilai a: ")
# ^ 
# | contoh operator penugasan untuk mengisi nilai

print "Nilai a = %d" % a

# Coba kita jumlahkan nilai a dengan opertor penugasan
a += 5
# ^
# |
# contoh operator penugasan untuk menjumlahkan

# Setelah nilai a ditambah 5, coba kita lihat isinya
print "Nilai setelah ditambah 5:"
print "a = %d" % a

Hasilnya:

Hasil program operator penugasan

Pada awalnya kita mengisi nilai variabel a dengan 4. Kemudian dilakukan penjumlahan atau ditambah 5.

a += 5

Penjumlahan tersebut sama maksudnya seperti ini:

a = a + 5

Artinya, kita mengisi nilai variabel a dengan nilai a sebelumnya, lalu ditambah 5.

Paham…?

Baiklah, kalau sudah paham silahkan coba lagi untuk operator yang lainnya.

# Ambil input untuk mengisi nilai
a = input("Inputkan nilai a: ")

# tambahkan dengan 2
a += 2

# kurangi 3
a -= 3

# kali 10
a *= 10

# bagi dengan 4
a /= 4

# pangkat 10
a **= 10

# Berapakah nilai a sekarang?
print "Nilai a adalah %d" % a

Silahkan coba inputkan nilai variabel a dengan 8 dan berapakah hasil akhirnya?

(jawab di komentar)

3. Operator Pembanding

Operator ini digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Operator ini juga dikenal dengan operator relasi dan sering digunakan untuk membuat sebuah logika atau kondisi.

Opertor ini terdiri dari:

OperatorSimbol
Lebih Besar>
Lebih Kecil<
Sama Dengan==
Tidak Sama dengan!=
Lebih Besar Sama dengan>=
Lebih Kecil Sama dengan<=

Contoh:

a = 9
b = 5
c = a < b

Apakah isi dari variabel c?

Isinya adalah False, karena nilai 9 lebih kecil dari 5 (9 < 5) adalah salah (False).

Untuk lebih jelasnya, mari kita coba contonya dalam program.

# file: operator_pembanding.py
a = input("Inputkan nilai a: ")
b = input("Inputkan nilai b: ")

# apakah a sama dengan b?
c = a == b
print "Apakah %d == %d: %r" % (a,b,c)

# apakah a < b?
c = a < b
print "Apakah %d < %d: %r" % (a,b,c)

# apakah a > b?
c = a > b
print "Apakah %d > %d: %r" % (a,b,c)

# apakah a <= b?
c = a <= b
print "Apakah %d <= %d: %r" % (a,b,c)

# apakah a >= b?
c = a >= b
print "Apakah %d >= %d: %r" % (a,b,c)

# apakah a != b?
c = a != b
print "Apakah %d != %d: %r" % (a,b,c)

4. Operator Logika

Operator logika digunakan untuk membuat operasi logika, seperti logika AND, OR, dan NOT.

Operator logika terdiri dari:

NamaSimbol di Python
Logika ANDand
Logika ORor
Negasi/kebalikannot

Contoh:

a = True
b = False

# Logika AND
c = a and b
print "%r and %r = %r" % (a,b,c)

# Logika OR
c = a or b
print "%r or %r = %r" % (a,b,c)

# Logika Not
c = not a
print "not %r  = %r" % (a,c)

Hasilnya:

Hasil program operator logika

5. Operator Bitwise

Operator Bitwise adalah operator untuk melakukan operasi berdasarkan bit/biner.

Operator ini terdiri dari:

NamaSimbol
AND&
OR|
XOR^
Negasi/kebalikan~
Left Shift«
Right Shift»

Hasil operasi dari operator ini agak sulit dipahami, kalau kita belum paham operasi bilangan biner.

Mari kita coba pahami dengan contoh sederhana:

Misalnya, kita punya variabel a = 60 dan b = 13.

Bila dibuat dalam bentuk biner, akan menjadi seperti ini:

a = 00111100
b = 00001101

Kemudian, dilakukan operasi bitwise

Operasi AND

a = 00111100
b = 00001101
a & b = 00001100

Operasi OR

a = 00111100
b = 00001101
a | b = 00111101

Operasi XOR

a = 00111100
b = 00001101
a ^ b = 00110001

Opearsi NOT (Negasi/kebalikan)

a = 00111100
~= 11000011

Konsepnya memanglah nyaris sama dengan opeartor Logika. Tetapi, Bitwise digunakan buat biner. 

Mari kita coba dalam program…

a = input("Masukan nilai a: ")
b = input("Masukan nilai b: ")

# Operasi AND
c = a & b
print "a & b = %s" % c

# Operasi OR
c = a | b
print "a | b = %s" % c

# Operasi XOR
c = a ^ b
print "a ^ b = %s" % c

# Operasi Not
c = ~a
print "~a = %s" % c

# Operasi shift left (tukar posisi biner)
c = a << b
print "a << b = %s" % c

# Operasi shift right (tukar posisi biner)
c = a >> b 
print "a >> b = %s" % c

Hasilnya:

Hasil operasi bitwise

6. Operator Ternary

Operator ternary juga dikenal dengan operator kondisi, karena digunakan untuk membuat sebuah ekspresi kondisi seperti percabgan IF/ELSE.

Operator Ternary di Java

Operator ternary sesungguhnya tidak terdapat dalam Python, tetapi python memiliki metode lain buat mengambil alih operator ini. 

Pada bahasa pemrograman lain operator ternary menggunakan tanda tanya (?) dan titik dua (:).

kondisi ? <nilai true> : <nilai false>

Contoh:

aku = (umur < 10) ? "bocah" : "dewasa"

Dalam Python bentuknya berbeda, yaitu menggunakann IF/ELSE dalam satu baris.

<Nilai True> if Kondisi else <Nilai False>

Contoh:

umur = input("berapa umur kamu? ")
aku = "bocah" if umur < 10 else "dewasa"
print aku

Lebih mudah dibaca bukan?

Hasilnya:

Hasil program operator ternary

Coba juga untuk mengisi nilai variabel umur dengan nilai di bawah 10 dan perhatikan output-nya.

Cara lain untuk membuat operasi ternary juga bisa menggunakan Tuple dan List.

jomblo = True
status = ("Menikah", "Single")[jomblo]
print status

Struktur Percabangan If

Percabangan If digunakan saat terdapat satu pilihan keputusan.

Misalkan, kalau kita tidak lulus dalam ujian, maka kita ikut remidi. Sedangkan kalau lulus tidak perlu ikut remidi.

Flowchart struktur IF

Maka kita bisa membuat kode-nya seperti ini:

if lulus == "tidak":
    print("kamu harus ikut remidi")

“Jika lulus == "tidak" maka cetak teks "kamu harus ikut remidi"

Kita menggunakan operator relasi sama dengan (==) untuk membandingkan isi variabel lulus. Sedangkan tanda titik-dua (:) adalah tanda untuk memulai blok kode If.

Penulisan blok If, harus diberikan indentasi tab atau spasi 2x.

❌ Contoh penulisan yang salah:

if lulus == "tidak":
print("Kamu harus ikut remidi")

✔️ Contoh penulisan yang benar:

if lulus == "tidak":
    print("kamu harus ikut remidi")

Contoh Program:

Sekarang, mari kita praktek…

Buatlah program berikut:

# lulus.py

lulus = raw_input("Apakah kamu lulus? [ya/tidak]: ")

if lulus == "tidak":
   print("Kamu harus ikut ujian")

Silahkan dieksekusi, lalu masukan jawaban “ya” atau “tidak”. Perhatikanlah hasil outputnya.

Program Cek Kelulusan Python

Contoh lagi:

Biar pemahamannya semakin mantap, silahkan coba contoh kasus berikut ini.

# program untuk mengecek bonus dan diskon
# file: bonus.py

total_belanja = input("Total belanja: Rp ")

# jumlah yang harus dibayar adalah berapa total belanjaannya
# tapi kalau dapat diskon akan berkurang
bayar = total_belanja

# jika dia belanja di atas 100rb maka berikan bonus dan diskon
if total_belanja > 100000:
    print("Kamu mendapatkan bonus minuman dingin")
    print("dan diskon 5%")

    # hitung diskonnya
    diskon = total_belanja * 5/100 #5%
    bayar = total_belanja - diskon


# cetak struk
print("Total yang harus dibayar: Rp %s" % bayar)
print("Terima kasih sudah berbelanja")
print("Datang lagi yaa...")

Hasilnya:

Program bonus dan diskon dengan python

Struktur Percabangan If/Else

Percabangan If/Else digunakan saat terdapat dua pilihan keputusan.

Misalkan, jika umur diatas atau samadengan 18 tahun boleh membuat SIM. Sedangkan dibawah itu belum boleh.

Flowchart Struktur IF/Else

Maka kita bisa membuatnya dalam program:

# cek_umur.py
umur = input("Berapa umur kamu: ")

if umur >= 18:
    print("Kamu boleh membuat SIM")
else:
    print("Kamu belum boleh membuat SIM")

Selain blok If, terdapat juga blok Else yang akan dieksekusi apabila kondisi umur >= 18 salah (False).

Hasil eksekusi dari kode di atas adalah sebagai berikut:

Program Cek Umur

Struktur Percabangan If/Elif/Else

Percabangan If/Elif/Else digunakan apabila terdapat lebih dari dua pilihan keputusan.

if begini:
    maka ini
elif begitu:
    maka itu
else:
    pokoknya gitu dah!

Kata kunci elif artinya Else if, fungsinya untuk membuat kondisi/logika tambahan apabila kondisi pertama salah.

Contoh Program:

Misalkan kita akan membuat program untuk menentukan grade nilai dengan flow chart sebagai berikut:

Struktur Elif

Maka kode programnya bisa kita buat seperti ini:

#file grade_nilai.py
nilai = input("Inputkan nilaimu: ")

if nilai >= 90:
   grade = "A"
elif nilai >= 80:
   grade = "B+"
elif nilai >= 70:
   grade = "B"
elif nilai >= 60:
   grade = "C+"
elif nilai >= 50:
   grade = "C"
elif nilai >= 40:
   grade = "D"
else:
   grade = "E"

print("Grade: %s" % grade)

Maka hasilnya:

Program hitung grade nilai

Belajar Pemrograman Python: Memahami Perulangan

Perualangan dalam bahasa pemrograman berfungsi menyuruh komputer melakukan sesuatu secara berulang-ulang. Terdapat dua jenis perualangan dalam bahasa pemrograman python, yaitu perulangan dengan for dan while.

Perulangan for disebut counted loop (perulangan yang terhitung), sementara perulangan while disebut uncounted loop (perulangan yang tak terhitung). Perbedaannya adalah perulangan for biasanya digunakan untuk mengulangi kode yang sudah diketahui banyak perulangannya. Sementara while untuk perulangan yang memiliki syarat dan tidak tentu berapa banyak perulangannya.

1. Perulangan for

Bentuk umum:

for indek in range(banyak_perulangan):
    # jalankan kode ini
    # jalankan juga kode ini
#kode ini tidak akan diulang karena berada di luar for

Contoh program:

# file: perulanganFor.py

ulang = 10

for i in range(ulang):
    print "Perulangan ke-"+str(i)

Pertama kita menentukan banyak perulangannya sebanyak 10x

ulang = 10

Variabel i berfungsi untuk menampung indeks, dan fungsi range() berfungsi untuk membuat list dengan range dari 0-10. Fungsi str() berfungsi merubah tipe data ineger ke string.

for i in range(ulang):
    print "Perulangan ke-"+str(i)

Hasil:

petanikode@imajinasi:~$ python perulanganFor.py
Perulangan ke-0
Perulangan ke-1
Perulangan ke-2
Perulangan ke-3
Perulangan ke-4
Perulangan ke-5
Perulangan ke-6
Perulangan ke-7
Perulangan ke-8
Perulangan ke-9

Contoh lain menggunakan senarai (list):

# berkas: perulanganFor.py

item = ['kopi','nasi','teh','jeruk']

for isi in item:
    print isi

Hasil:

petanikode@imajinasi:~$ python perulanganFor.py
kopi
nasi
teh
jeruk

2. Perulangan while

Bentuk umum:

while(True):
    # jalankan kode ini
# kode ini berada di luar perulangan while

Contoh:

# berkas: perulanganWhile.py

jawab = 'ya'
hitung = 0

while(jawab == 'ya'):
    hitung += 1
    jawab = raw_input("Ulang lagi tidak? ")

print "Total perulagan: " + str(hitung)

Atau bisa juga dengan bentuk yang seperti ini, dengan menggunakan kata kuci break

# berkas: perulanganWhile.py

jawab = 'ya'
hitung = 0

while(True):
    hitung += 1
    jawab = raw_input("Ulang lagi tidak? ")
    if jawab == 'tidak':
        break

print "Total perulagan: " + str(hitung)

Pertama menentukan variabel untuk menghitung, dan menentukan kapan perulangan berhenti. kalau pengguna menjawab tidak maka perulangan akan terhenti.

jawab = 'ya'
hitung = 0

Melakukan perulangan dengan while, kemudian menambah satu variabel hitung setiap kali mengulang. lalu menanyakan kepada pengguna, apakah mau berhenti mengulang atau tidak?

while(jawab == 'ya'):
  hitung += 1
  jawab = raw_input("Ulang lagi tidak? ")

Setelah selesai mengulang, cetak berapa kali perulangan tersebut terjadi

print "Total perulagan: " + str(hitung)

Hasil:

petanikode@imajinasi:~$ python perulanganWhile.py
Ulang lagi tidak? ya
Ulang lagi tidak? ya
Ulang lagi tidak? ya
Ulang lagi tidak? ya
Ulang lagi tidak? ya
Ulang lagi tidak? ya
Ulang lagi tidak? tidak
Total perulagan: 7

Terima kasih inilah dia dasar dasar dari python untuk dasar, selanjutnya saya akan bahas untuk yang kelas menengah tetapi masih fundamental nya, stay tune.


Hosting Unlimited Indonesia

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia