Widget HTML Atas

Hosting Unlimited Indonesia

Tutorial Pemograman PHP Dasar Belajar Untuk Pemula Lengkap



Ihsan Magazine - Banyak Website yang menggunakan Pemograman PHP sebagai server side rendering untuk backend mereka, PHP merupakan salah satu bahasa pemograman yang paling banyak digunakan dalam membuat website.

Maka dari itu disini kita akan belajar dasar dasar dari pemograman PHP, dari awal hingga akhir dan semoga bermanfaat dan tidak lupa pula banyak website menggunakan Wordpress sebagai CMS nya dimana Wordpress sendiri menggunakan pemograman PHP.

Anda Bisa Menggunakan Tools Online seperti repl.it untuk belajar atau pakai visual studio code atau Webstorm(IDE).

Menulis Kode PHP


Code PHP dapat tertanam di dalam HTML. Dengan menggunakan tag PHP spesial <?php ... ?>, Anda dapat menulis instruksi didalamnya. Code yang ditulis di dalam <?php ... ?> akan diubah menjadi HTML dan ditampilkan.

Sintaksis PHP



Titik koma ; digunakan untuk memisahkan statement di PHP. Akan ada error jika sintaksis Anda kurang titik koma, jadi mari berhati-hati! 

Selain itu, baris-baris yang dimulai dengan // disebut komentar dan tidak dijalankan. Komentar tidak akan mempengaruhi code Anda, namun sangat berguna untuk mendokumentasikan dan membuat catatan

Output String

Anda dapat menggunakan echo untuk mencetak karakter yang disebut string. Gunakan tanda kutip satu ' atau kutip dua " untuk mencetak mereka.

Aritmatika


Kalkulasi adalah hal terbaik yang bisa dilakukan oleh komputer! Dalam pemrograman, Anda juga dapat melakukan kalkulasi dengan simbol-simbol yang dikenal sebagai operator aritmatika. 

Simbol-simbol yang digunakan untuk perhitungan dalam PHP adalah sebagai berikut: + (tambah), - (kurang), * (kali), dan / (bagi). Anda juga dapat menghitung sisa pembagian dengan simbol %.

Tipe Data di PHP terbagi menjadi Integer, Float, String, Boolean, Array

Contoh String:

<?php
$contohString = 'Ihsan Magazine';

echo $contohString."<br>";

?>

Pengertian Boolean :

Integer 0, dianggap sebagai false.
Float 0.0, dianggap sebagai false.
String kosong (“”) dan string “0” dianggap sebagai false.
Array tanpa elemen, dianggap sebagai false.
Objek dengan tanpa nilai dan fungsi, dianggap sebagai false.
Nilai null, dianggap sebagai false.

Contoh Array :

<?php
$nama = ["Andri", "Joko", "Sukma", "Rina", "Sari"];
 
//cara akses array
echo $nama[1]; //Andri
echo "<br />";
echo $nama[2]; //Joko
echo "<br />";
echo $nama[3]; //Sukma
?>

Variable di PHP



Sekarang mari kita belajar konsep penting dalam pemrograman yang disebut variable. Variable diibaratkan kotak untuk menyimpan data. Kita mendefinisikan variable dengan menambah simbol $ diawal. 

Semua tipe data dapat disimpan menggunakan sintaksis $variableName = nilai;. Dalam pemrograman, = artinya untuk menentukan nilai di kanan pada apa yang terletak di sebelah kiri.

Memperbarui Variable


Sebuah variable juga dapat diperbarui untuk mengubah nilai yang dikandungnya. Seperti pada contoh di bawah, saat Anda menentukan nilai lain pada variable, nilai baru ini menimpa konten asalnya.

Menambah Angka ke Variable


cara lebih singkat dalam menulis saat menambahkan angka ke variable. Seperti ditunjukkan pada gambar di bawah, Anda dapat menggunakan singkatan untuk semua kalkulasi.



Saat Anda menambah atau mengurangi 1, Anda dapat mempersingkatnya dengan operator penambahan ++ dan operator pengurangan --. 



Saat Anda meletakkan operator penambahan sebelum variable, kalkulasi selesai sebelum echo. Akan tetapi, jika operator penambahan diletakkan setelah variable, kalkulasi dijalankan setelah echo.

Penggabungan String



Anda dapat menggabungkan string menggunakan titik(.). Ini disebut operator dot. Ada 3 jenis penggabungan string: 

(1) string dengan string 

(2) variable string dengan variable string

(3) string dengan variable string.

Anda dapat menghilangkan penggabungan variable dan string menggunakan .=.


Substitusi Variable


Di dalam string di dalam titik dua ", Anda dapat menyisipkan sebuah variable dengan meletakkan nama variable di dalam tanda kurung { }. 

Ini disebut substitusi variable. Jika Anda menggunakan petik satu ', variable tidak akan disubstitusikan karena akan diinterpretasikan sebagai string bahkan jika itu di dalam tanda kurung.

Statement if

Statement if memungkinkan kita untuk membuat percabangan kondisional. Jika Anda meletakkan kondisi di dalam () setelah if, code diantara tanda kurung { } akan dijalankan hanya jika kondisi benar. Gambar di bawah menunjukkan bagaimana statement if ditulis.

Membandingkan Angka



Simbol-simbol yang digunakan untuk membandingkan dua nilai, seperti > dari slide sebelumnya, disebut operator perbandingan. Nilai dari kondisi operator adalah true atau false. Operator yang umum ditunjukkan pada gambar di bawah.

Statement if dan Nilai Boolean



Kondisi dari operator perbandingan akan digantikan dengan sebuah nilai boolean. Boolean adalah sebuah tipe data yang hanya memiliki dua nilai: true dan false. Statement if hanya akan menjalankan code diantara tanda { } ketika kondisinya true.

Else



ifelse Jika Anda menggunakan else dalam kombinasi statement if, Anda dapat menambahkan code untuk ketika kondisi adalah false. Jika statement if yang cocok salah, code di else akan dijalankan

elseif



ifelseelseif Anda dapat menggunakan statement elseif untuk menambahkan kondisi alternatif ke control flow. Contoh kondisi alternatif mungkin: A akan dijalankan jika kondisi X adalah true; elseif Y adalah true mengingat X adalah false, B akan dieksekusi; jika semua kondisi false, C akan dijalankan.

Menggabungkan Statement Kondisional


And && dan OR || dikenal sebagai operator logika. Mereka digunakan untuk menggabungkan beberapa kondisi. Hasil dari statement dengan && menjadi true hanya jika ekspresi kiri dan kanan adalah true. Hasil statement dengan || menjadi true ketika salah satu atau kedua ekspresi kiri dan kanan adalah true.

Meniadakan Kondisi


Tanda seru ! juga merupakan operator logika. Anda dapat meniadakan sebuah kondisi dengan menggunakan !, dimana hasilnya menjadi false jika ekspresinya true, dan true jika ekspresinya false.

Statement switch

Statement switch adalah cara lain untuk mengontrol flow code Anda agar lebih mudah dibaca dan dipahami, terutama saat percabangan kondisional menjadi rumit. 

Statement switch biasanya memiliki banyak case. Case pertama yang cocok dengan nilai kondisi akan dijalankan. Jika tidak ada yang cocok, case default dijalankan.

Statement switch - break



switch Dengan statement switch, setiap case membutuhkan statement break di akhir. Statement break akan menghentikan statement switch yang sedang berjalan. 

Tanpanya, statement switch akan berlanjut ke case berikutnya hingga statement break ditemukan. Jadi, pastikan untuk meletakkan satu di akhir setiap case!

Apa Itu Array?


Anda dapat menyimpan beberapa nilai secara bersamaan menggunakan array, sedangkan variable hanya dapat menangani satu nilai seperti yang kita pelajari sebelumnya. Sebuah array dapat dibayangkan seperti kotak dengan partisi didalamnya; setiap ruang berisi data, dan nama untuk setiap ruang diberi nomor index (0, 1, 2…).

Membuat Array



Sintaksis dasar untuk mendeklarasikan sebuah array adalah sebagai berikut: $arrayName = array(nilai1, nilai2,…);. Nomor index ditetapkan untuk setiap element array dalam urutan dari 0 hingga element terakhir. Untuk mengambil data dari sebuah array, kita dapat menggunakan nomor index seperti: $arrayName[nomorIndex].

Menambah dan Menimpa Nilai


Untuk menambahkan element ke akhir array, tulis seperti berikut ini: $arrayName[] = nilai;. Anda juga bisa menimpa nilai dalam array dengan menentukan nomor index yang sama.

Array Associative



Array associative memungkinkan kita untuk mengelola kumpulan data seperti array biasa. Perbedaannya adalah daripada menggunakan nomor index untuk mengelola element individu, Anda dapat menentukan nilai sebagai kunci. 

Kunci bisa berbentuk string. Anda dapat memasangkan kunci dan nilainya dengan => sebagai berikut: arrayName = array('namaKunci' => 'nilai1', ...);.

Bagaimana Menggunakan Array Associative



Untuk mengambil nilai dari sebuah array associative, kita menggunakan "kunci" yang sesuai sebagai berikut: arrayName[kunci]. 

Anda juga dapat menambahkan data ke array associative, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini, dengan menggunakan: arrayName[kunci] = nilai;

Loop dan Iterasi



Kami menggunakan loop untuk melakukan sesuatu berulang kali. Misalnya, Anda ingin mencetak angka dari 1 hingga 100. Dengan menggunakan loop, Anda dapat mengurangi code panjang dan berulang menjadi hanya beberapa baris seperti yang ditunjukkan pada contoh di bawah ini.

Loop for



Anda dapat mengiterasikan (mengulang) code menggunakan loop for. Dalam contoh yang ditunjukkan di bawah ini di sebelah kiri, variable $i diberikan nilai 1 sebagai nilai awal, kemudian echo $i; dijalankan. 

Setelah itu, nilai $i diperbarui ($i++) danecho $i; dijalankan berulang kali hingga kondisi loop tidak lagi terpenuhi.

Loop while



Loop while memungkinkan Anda untuk mengulang code seperti loop for. Ketika sebuah kondisi ditentukan, code dalam loop akan dijalankan berulang kali selama nilainya adalah true. 

Berbeda dari loop for, code untuk yang menaikkan variable, $i++;, harus ditulis dalam loop. Ini adalah perbedaan penting antara loop while dan for.

break


Statement break secara paksa akan mengakhiri loop dan digunakan dalam statement berulang seperti loop (for, while, foreach, dll). Statement break umumnya digunakan dalam kombinasi dengan statement conditional seperti statement if.

continue


Ketika statement break mengeluarkan kita dari loop, statement continue hanya melewatkan iterasi saat ini tetapi tetap melanjutkan loop. Statement continue juga bisa digunakan dalam statement iteratif seperti for, while,foreach, dll.

foreach


Loop foreach melakukan iterasi pada array dengan index atau array associative secara berurutan dari nilai pertama. 

Anda dapat mengambil nilai dalam array satu per satu seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Nilai ditentukan secara berurutan ke variable setelah kata kunci as pada awal setiap loop. 



Nama variable setelah as dapat berupa apa saja yang Anda inginkan.

Bagaimana Menggunakan foreach


Dalam loop foreach, nilai array secara berurutan ditetapkan ke variable kunci ($key) dan variable nilai ($value), lalu code dalam loop akan berulang kali dijalankan. 

Nomor index (untuk array dengan index) atau kunci (untuk array associative) diberikan ke variable kunci. Namun, perhatikan bahwa variable kunci bersifat opsional.



Mari kita lihat contoh loop foreach. Di bawah ini adalah contoh dengan array associative yang memiliki nama buah sebagai kunci dan warna sebagai nilai. Dalam iterasi pertama loop, "Apel" dan "Merah" digunakan sebagai $key dan$value. Pada iterasi berikutnya, "Pisang" dan "Kuning" digunakan.

Function



Anda juga dapat membuat function sendiri. Saat Anda mengelompokkan code di satu tempat, Anda dapat membuat perubahan ke semua tempat yang digunakan sekaligus dengan mengedit function yang memuatnya. 

Ini jauh lebih mudah dikelola daripada mengubah banyak baris code yang terpisah dan hampir identik. 

Gunakan sintaksis: function functionName() {...} untuk membuat function. Beri saja nama function Anda dan panggil menggunakan tanda kurung () seperti begitu: functionName().

Argument


Saat memanggil suatu function, Anda dapat mengirimkan nilai untuk digunakan di dalam function tersebut. 

Nilai yang diteruskan ke suatu function dikenal sebagai argument. 


Untuk menggunakan argument dalam suatu function, Anda perlu menentukan parameter yang sesuai untuk menerima argument dalam definisi function. Jika ada beberapa parameter, Anda perlu memisahkan masing-masing dengan koma ,.

Nilai Return



Sebuah function dapat mereturn nilai, dan nilai ini dikenal sebagai nilai return. Bagaikan menjalankan function dan bagian yang menjalankan function tersebut diganti dengan nilai yang di return.

Nilai return ditentukan oleh return.

Latihan Membuat Form dengan PHP



Untuk menyelesaikan, mari buat formulir kontak! Kita bisa membuat desain formulir dengan HTML dan kemudian menggunakan PHP untuk menangani nilai input.

Menyiapkan Formulir



<form> Saat membuat formulir, mari menggunakan tag HTML <form>. Untuk attribute action, tentukan URL untuk meneruskan data. Attribute method diberikan get atau post untuk mengirim nilai formulir.

Saat menggunakan get, nilai yang akan dikirim ditampilkan di URL sedangkan saat menggunakanpost, nilainnya akan disembunyikan dari URL.

Membuat Kotak Teks


<input> Untuk membuat kotak teks, kita dapat menggunakan tag HTML <input type="text"> . Lalu, gunakan attribute name untuk mengambil nilai input. Attribute ini digunakan untuk menerima data formulir. Perhatikan bahwa tag <input> tidak membutuhkan tag penutup.

Anda dapat membuat kotak teks untuk kalimat multi-baris dengan menggunakan tag HTML <textarea>. Mirip dengan tag <input>, attribute name bisa digunakan untuk mengambil nilai dari tag<textarea>. Perhatikan bahwa tidak seperti <input>, tag <textarea> memerlukan tag penutup.

Membuat Tombol Kirim


<input> Untuk membuat tombol kirim, Anda dapat menggunakan <input type="submit">. Nilai yang ditetapkan untuk attribute value akan ditampilkan pada tombol.

Menerima Data dari Formulir


Kita dapat menggunakan $_POST untuk menerima nilai yang kita kirimkan di formulir. $_POST adalah array associative. 

Oleh karena itu, kita bisa menerima nilai yang kita kirimkan dengan meletakkan attribute name dari <input> dan <textarea> dalam tanda kurung [].

Membuat Kotak Pilihan



Kita dapat membuat kotak dropdown seperti yang ditunjukkan pada contoh di bawah ini dengan mengatur tag <option> di dalam tag <select>. Konten tag <option> ditampilkan sebagai pilihan.

Mengirim Nilai yang Dipilih



Mari kita lihat cara memasukkan nilai dari daftar dropdown. Tag <select> memiliki attribute name untuk menerima nilai dengan$_POST. 


Sedangkan, attribute value dari tag <option> adalah nilai yang akan dikirim.

Menyelesaikan Formulir


Saatnya menyelesaikan form yang kita buat, Mari buat banyak tag <option> menggunakan loop dan variable substitusi. Saat menggunakan variable substitusi, pastikan untuk meletakkan code dalam tanda kutip ganda " ketika dibutuhkan.

Source Code : https://github.com/ihsandroid1/php-form

Terima kasih dan semoga bermanfaat saatnya anda belajar framework dan OOP.

Hosting Unlimited Indonesia

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia